Pentingnya Menjaga Suasana Hati Saat Belajar Menyetir Mobil

Pentingnya Menjaga Suasana Hati Saat Belajar Menyetir Mobil

DheVilz – Kondisi psikologis dan emosional seseorang memiliki peran yang sangat penting sebagai penunjang keselamatan dalam berkendara. Kondisi suasana hati dari dalam diri seperti keadaan tenang, percaya diri dan tidak mudah panik sangat penting ketika sedang berkendara.

Ada berbagai macam faktor yang menentukan seseorang cepat menguasai dan mahir dalam mengemudikan mobil. Jam terbang yang tinggi memang sangat berpengaruh terhadap kemahiran seseorang dalam mengemudikan mobil, tetapi ada hal lain yang tidak kalah penting yakni ketertarikan dan percaya diri.

Agar terhindar dari adanya kecelakaan yang tidak diinginkan, pengemudi harus mengemudikan mobil dalam keadaan mental yang baik.

Pastikan mengemudi ketika mental yang positif dan sedang dalam kondisi penguasaan emosi yang baik atau stabil atau yang biasa disebut anxiety level-nya low. Gangguan anxiety atau rasa gelisah yang timbul karena respon alami terhadap tekanan stress, hal ini bisa saja ditimbulkan karena adanya rasa takut akan sesuatu hal yang akan terjadi di waktu yang akan datang.

Rasa gelisah ketika mengemudi mobil ini memiliki resiko yang tinggi, karena ketika merasa gelisah akan menimbulkan penurunan konsentrasi dan rasa panik. Hal yang terjadi ketika mengemudikan mobil dalam keadaan panik yakni bisa salah dalam mengoperasikan kendali mobil. Kesalahan yang sering terjadi yakni salah menginjak antara pedal rem dan gas.

Mengemudikan mobil dalam kondisi bermalas-malasan juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan. Hal ini karena ketika kondisi malas, maka akan menurunkan konsentrasi ketika sedang mengemudikan mobil.

Pengemudi pemula kebanyakan memiliki kecenderungan kurang sensitif dalam mengendarai mobil. Ketika menghadapi situasi yang mendadak, terkadang pengemudi pemula masih mengingat-ingat posisi pedal rem dan gas sehingga responnya kurang cepat.

Ketika dalam kecepatan tinggi, ini jelas sangat beresiko.

Oleh karena itu, penting bagi pengemudi terlebih lagi pengemudi pemula yang masih belajar, untuk mengemudikan mobil ketika dalam kondisi mental dan emosi yang baik.

Tingkat ketertarikan atau interest juga memiliki peran yang cukup penting ketika sedang dalam tahap belajar mengendarai mobil. Ketika memiliki ketertarikan yang tinggi, maka seseorang cenderung akan lebih cepat ketika belajar.

Namun, hal yang lebih penting ketika ingin belajar mengemudikan mobil agar cepat mahir yakni dipengaruhi oleh pengalaman dan juga jam terbang yang tinggi.

Biasanya, seseorang bisa dikatakan mahir dalam mengemudi ketika memiliki jam terbang minimal 2 tahun aktif mengemudi. Pengalaman selama berkendara ini yang nantinya akan membentuk karakter dan kedisiplinan dalam mengemudikan mobil.