Memilih BMW 4 Silinder vs 6 Silinder

Bingung Memilih BMW 4 Silinder vs 6 Silinder di E36? Begini Tipsnya

Kenapa banyak orang mencari mobil BMW?

Banyak opini kalau mobil BMW rewel, boros, sering ke BENGKEL!! Tapi banyak orang yang masih saja tertarik untuk meminang mobil BMW. Jika anda sedang membaca artikel dari saya berarti anda sedang mencari mobil idaman, mobil BMW pada era 90an sudah mengusung berbagai fitur elektronik, dan berbagai kelebihan lainnya, ya mungkin dikarenakan BMW adalah mobil kelas premium, jadi fitur-fitur yang disuguhkan juga premium.

Dengan fitur-fitur yang banyak menjadikan BMW lebih unggul dari mobil-mobil yang ada pada jaman itu, sehingga menarik untuk dipinang. Sebagai contoh, pada tahun 90an kebanyakan mobil BMW yang ada sudah mengadopsi Disk Brake, bahkan ada yang dibekali Disk Brake di 4 rodanya. Jika menengok ke produk jepangan mungkin Disk Brake belum menjadi standar bagi sebuah mobil, dan mungkin ada beberapa mobil yang sudah mengadopsi disk brake, namun masih jarang yang mengadopsi di ke 4 rodanya.

Keunggulan lain yang saya suka dari BMW yaitu system penggerak roda belakang atau yang biasa di sebut RWD, dengan menggunakan penggerak belakang mobil saat diakselerasi akan terasa lebih halus(beda kalo RWD pada mobil sport atau mobil-mobil muscel yaaa yang tenaganya aduhayyy :D).

Kembali ke topik pembahasan tentang memilih mobil BMW antara BMW E36 318i dengan BMW E36 320i

Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya pikirkan dulu kebutuhan anda membeli mobil, apakah untuk kebut-kebutan dijalan Ala-ala Fast And Furious?? 😀 atau hanya untuk jalan santai ke Mall bareng orang tua atau buat nongkrong sama pacar atau sama gebetan atau mau ngajak jalan-jalan mantan ke laut? Biar di Ceburin kelaut sekalian XD

Eheemmmm……

Balik ke topik, jika anda orientasi anda membeli mobil untuk jalan-jalan santai, tidak suka perawatan yang ribet, pokoknya yang simple-simpel, maka saya sarankan anda untuk memilih BMW E36 318i.

BMW E36 318i

 BMW E36 318i mempunyai dua varian mesin, yang pertama yaitu mesin dengan kode M40 keluaran tahun 1991 sampai tahun 1995 akhir, kalau saya tidak salah. Dan dari tahun 1995 Akhir atau 1996 awal sampai tahuh 1999 BMW E36 318i Mulai menggunakan mesin dengan kode M43.

Tidak ada perubahan yang signifikan sebenarnya, kenaikan HPnya pun tidak terlalu signifikan, Cuma beda 3 HP dari mesin M40(kalau saya tidak salah ingat ya)

Tapi kalo mau mengambil 318i, saya sarankan untuk mengambil yang tipe mesin M43. Mesin M43 punya cc sama sama yg mesin M40. Bedanya, mesin M43 punya kompresi lebih tinggi dan punya injektor yg lebih presisi. Jadi hasilnya adalah: mesin sama-sama 1800 cc tapi dengan tenaga lebih besar dan konsumsi BBM lebih irit ketimbang M40!

Selain itu, pada mesin M43 sudah menggunakan rantai keteng (timing chain), berbeda dengan M40 yang masih menggunakan timing belt. Secara tekhnis adalah, M43 kalau rantai ketengnya putus, piston nggak akan tabrakan sama klep pas bergerak liar gitu. Berbeda dari M40. Efek teoritisnya, kalo timing beltnya putus, piston bisa bentrok sama klep dan mengakibatkan luka serius di jeroan mesin tersebut serta biaya rekoveri yang bikin pingsan.

Cara membedakan seri mesin M40 dan M43 selain dari tahun perakitan dengan mengcek pada box injektornya yg di atas blok mesin itu. Kalo M40 boxnya masih kotak rapi, yg M43 sedikit trapezoid gitu. Ati-ati sama STNK, kadang samsat sering salah penulisan tipe mobil BMW.

Dan bedanya lagi kalau tidak salah, M43 318i cuma ada transmisi manual. Saya belum pernah denger ada maticnya. Mungkin ada siy M43 matic, hasil dari konversi manual-matic atau sayanya aja yg kuper, mainnya kurang jauh hehe. Jadi, kalau beneran M43 cuma ada versi manual, ya mungkin mesti dicoret kalo butuhnya mobil matic bro.

Dan kebanyakan,BMW 318i harga pasarannya bisa lebih mahal ketimbang 320i. Biasa hukum pasar, 318i capnya kan irit, perawatan paling murah (yach, secara busi aja cuma 4 biji), dll. Makanya harga sekennya rata-rata malah paling terkerek karena banyaknya yg nyari.

BMW E36 320i

Tapi kalau anda berjiwa muda, suka kecepatan, zigzag di tol, geber sampe mentok pilihan yang tepat yaitu BMW E36 320i, kenapa? Karena BMW E36 320i mengusung 6 silinder(lebih banyak 2 silinder dari 318i) dengan kode mesin M50 atau M52 untuk E36 keluaran tahun 1995 akhir atau 1996 awal, kalau dilihat diatas kertas spek M50 ini mampu menyemburkan 150 Daya Kuda, berbeda dari M40 yang 118 Dk (kalau tidak salah yaaa). Jika masih kurang bisa memilih BMW 323 dengan kapasitas mesin 2500cc. Lhooo kok 323 bukan 2300cc tapi 2500cc??Soalnya dari engginering BMW dijerman sonooo, spek mesinnya disetarakan dengan 2300cc, BMW 323i ini mampu menyemburkan 170 Dk, kalau masih dirasa kurang masih bisa memilih 323i tahun 1991/1992 yang mampu menyemburkan 190Dk, namun sayangnya 323i tahun 91/92 ini agak jarang ditemukan dan kalau ada Cuma versi matiknya saja yang masuk di Indonesia.

Balik lagi ke topic BMW E36 320i.

Mesin M50 yang ada pada E36 sebenarnya juga dipakai di seri 5 BMW e34, yaitu E34 320i, Jadi part-part jeroan mesin bisa saling tukar, hehe. Nah bedanya m50 yang ada di e34 dan m50 yang ada di e36 kalau tidak salah di e34 sudah mengadopsi sistem vanos, sedangkan system vanos di e36 baru muncul di seri m52. Hanya saja banyak yang bilang teknologi VANOS kurang optimal memberikan pengaruh. Ada mungkin efeknya untuk menghematkan bbm sekian persen, tapi tidak tahu seberapa besar pengaruhnya. Soalnya Vanos ini sistem kerjanya mekanis, menggunakan tekanan oli. Berbeda dengan VVT-i (Toyota), VTi-L (Honda), VVT, dll. atau penyetel klep terbaru yang canggih tahun 2000an yg sistem kerjanya sudah menggunakan elektris (pada BMW dikenal dengan sebutan Valvetronic), ini jelas akan jauh menghemat bbm karena kerjanya dikontrol menggunakan computer.

Kebanyakan 320i yang beredar justru mesin M52. Meski 1-2 biji kadang ada 320i M50 yang dijual. Nah Kalo M52, jelas sudah Vanos.

Trus lainnya itu, M52 bahan silindernya nikasil kayak M60 pada 530i E34. Nikasil ini sebenarnya rentan pada sulfur. Tapi nyatanya banyak M60 dan M52 diisi premium tidak ada yg kena pengaruh nikasil. Mungkin premium kita memang rendah oktannya, tapi udah bersih dari sulfur/plumbum (timbal) kali ya, jadi tidak seperti isu yang akan merusak nikasil.

Dan enaknya lagi M52 sudah punya anti-knocking sensor. System knocking sensor akan bekerja kalau mesin ngelitik karena diisi premium, secara kompresi m52 1:11 yang seharusnya diisi pertamax plus. Jadi kalau m52 Dia mau diisi pertamax (plus) atau pun premium, pengapian bisa menyesuaikan secara otomatis karena diatur sama komputer. Tapi saya sarankan jangan sering-sering m52 diisi premium, kasian hehe.

Nahhh,, saya sudah capek ngetik tulisan ini, jadi saya cukupkan saja sekian curhatan saya tentang memilih bmw e36 320i vs e36 318i, pilihlah sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Semoga bisa mendapatkan BMW yang diimpikan(jangan sampai kebawa mimpi yaaa)

Terima kasih telah membaca postingan sampai akhir,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *